Sabtu, 16 Desember 2017

Ulama dan Penguasa

     Ulama buruk ialah yang mendapatkan bantuan dari para penguasa. Kesejahteraan dan pembiayaan hidupnya bergantung kepada mereka. Orang seperti ini sejak awal berniat menggunakan ilmunya untuk mendekati para penguasa. Para penguasa lantas memberi ulama ini penghormatan dan berbagai jabatan. Berkat penguasa, hidupnya sejahtera dan berubah dari bodoh menjadi berilmu.
     Orang ini tampak alim dan beradab, meski sesungguhnya kepada para penguasa. Ia sangat patuh pada kontrol dan arahan mereka. Ia bertindak atas perintah yang ditentukan para penguasa, secara suka-rela atau terpaksa. Jika demikian adanya, baik si penguasa yang berkunjung ke si ulama atau sebaliknya, posisi ulama ini adalah tamu dan penguasa adalah tuan rumah.
     Jika seorang ulama menghias dirinya dengan ilmu bukan untuk menarik perhatian para penguasa, tetapi dari awal hingga akhir hanya untuk Allah; jika perilakunya sesuai dengan jalan yang benar dan hal itu menjadi karakter dirinya, maka ia tidak akan mampu melakukan sesuatu selain untuk Allah. Seperti ikan yang tidak akan mampu hidup dan tumbuh selain di air. Orang alim seperti ini benar-benar memiliki akal yang dapat mengontrol dirinya. Orang-orang akan hormat dan segan kepadanya, mereka akan mendapatkan manfaat dan kemilau cahaya dirinya.
     Jikapun mengunjungi penguasa, posisi orang alim ini tetap sebagai tuan rumah dan penguasa adalah tamunya. Sebab, si penguasa menerima manfaat dan mendapatkan pertolongan dari ulama. Sementara, si ulama tidak membutuhkan apapun dari penguasa.
     Ulama seperti ini bagaikan matahari yang selalu memancarkan cahaya. Ia memerankan tugasnya dengan memberi anugerah semua. Ia mengubah batu akik dan permata; mengubah gunung menjadi tumpukan tembaga, emas, perak dan besi; mengubah tanah gersang menjadi tanah subur hingga ditumbuhi beraneka pohon berbuah. Tugasnya adalah memberi, bukan mengambil. Pepatah Arab mengatakan, "Kami belajar untuk memberi. Kami tidak belajar untuk mengambil."

~*Assyaikh Maulana Jalaluddin Rumi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ulama dan Penguasa

     Ulama buruk ialah yang mendapatkan bantuan dari para penguasa. Kesejahteraan dan pembiayaan hidupnya bergantung kepada mereka. Orang se...